Japan Day 2 : Joetsu Kokusai Ski Resort Anti Mainstream di Jepang

joetsu kokusai ski main salju di jepang snow park dekat tokyo ski resort dekat tokyo ski resort dekat osaka ski resort untuk anak snow park untuk anak snow park dekat osaka main salju anti mainstream cara ke joetsu kokusai ski lift chair main ski di jepang main ski untuk anak di jepang patung hachiko shibuya crossing tempat wisata jepang tempat wisata tokyo sewa alat ski anak di jepang joetsu kokusai ski resort main ski di jepang

Tujuan utama ke Jepang saat winter tentu saja salju. Begitu pun kami. Ini jadi salah satu tujuan utama kami ketika memutuskan ke Jepang saat winter. Ya maklumlah yaaaa orang tropis pengen banget pegang salju beneran. Hahahaha. Tempat yang kami tuju adalah Joetsu Kokusai Ski Resort, yang ternyata disana ada fasilitas ski untuk anaknya.

Setelah hari pertama kami puas memandangi Gunung Fuji dengan sangat jelas, hari kedua ini kami habiskan dengan bermain saljuuuuuu.





Sebenarnya banyak banget bertebaran ski resort di Jepang. Awalnya kami merencanakan untuk main di Gala Yuzawa yang merupakan ski resort yang cukup populer di Jepang. Terbukti dengan munculnya di berbagai artikel saat aku mencari referensi ski resort di Google. Beberapa artikel menyebutkan, Gala Yuzawa menjadi destinasi populer para turis ketika ke Jepang saat winter, dan salah satu kensekuensi mengunjungi tempat wisata populer adalah RAMAI. Rencana berubah di detik terakhir sebelum waktu berangkat. Lagi-lagi makasih banget sama Mba Fanny (dcatqueen.com) yang kasih referensi baru.

Setelah baca beberapa artikel tentang Joetsu Kokusai, akhirnya mantap mengganti itinerary main saljunya. Tujuan aku main ke ski resort cukup simpel sebenanrnya. Pengen ajak krucils guling-gulingan di salju dan main sliding. Norak yes :D. Dan ternyata ketika sampai di sana, krucils enggak hanya bisa guling-gulingan dan sliding aja. Ada ski untuk anaknya!!!! Waaaa excited banget krucils ketika melihat anak-anak lain meluncur dengan alat skinya. Langsung deh kalimat ajaib keluar "Mau main itu juga buuunnnn".

RUTE KE JOETSU KOKUSAI


Oke, kita bahas rute keretanya dulu ya. Rute keretanya sebenanrnya sama saja dengan rute ke arah gala yuzawa. Hanya saja kita turun di stasiun setelah stasiunnya Gala Yuzawa. Jadi naiklah kami kereta dari Ebisu St (station dekat apartment) menuju Omiya St untuk transfer kereta menggunakan Shinkansen menuju Echigo Yuzawa kemudian lanjut ke Joetsukokusaiskijomae.

Ebisu St → Omiya St → Echigo Yuzawa → Joetsukokusaiskijomae (2x transfer kereta).

Masih ngantuk karena tidur malamnya kurang lama. Jadi selama di Jepang, mereka lebih banyak tidur selama perjalanan di kereta

Semuanya tercover oleh JR Pass. Untuk jalur kereta, ada beberapa alternatif tergantung waktu tempuh dan waktu keberangkatan. Jadi silahkan di cek dulu jalurnya sebelum berangkat. Jangan terpaku pada jalur kami yang aku sebutkan tadi.

Di sepanjang jalan menuju Joetsu, tepatnya ketika kami naik kereta dari Echigo Yuzawa menuju Joetsu, hamparan salju sudah mulai memanjakan mata kami si anak tropis. Sudah bisa ditebak kan reaksi kami apa. Yes, ambil handphone dan mulai memfoto atau video. Hahahaha....

Joetsukokusaiskijomae St posisinya persis di sebrang loket ski resortnya. Jadi begitu turun, langsung kelihatan tuh gedung yang merupakan loket dan tempat penyewaan alat-alat ski.



Ketika kami sedang berjalan menuju loket tiket sambil sesekali mengambil salju yang kami lewati, ada bis bertuliskan Hotel Green Plaza Joetsu dan ada seorang Bapak yang sudah terlihat berumur menghampiri kami sambil berkata "hotel?" maksudnya adalah nawarin naik bis untuk ke hotel. Ya aku jawab kalau kami bukan mau ke hotel dong yaaa.. La wong tujuannya adalah ke ski resortnya.

Dan tau engggaaakkkkkk.... keputusan aku menolak tawaran Bapak tadi adalah kesalahan besar. kenapa? baca terus dong yaaa...

Ketika sampai di depan loket, aku sempat celingak celinguk nyari tempat main salju ada di sebelah manaaa... Karena disitu hanya ada hamparan salju yang bisa dibilang enggak begitu luas dan ada kursi-kursi terbang (lift chair), dimana orang-orang lengkap dengan perlengkapan skinya menaiki lift chair secara bergantian. Sementara gambar yang aku pegang dari google, hamparan saljunya sangat luas lengkap dengan permainan anaknya.



Setelah proses tanya jawab yang cukup alot di loket, karena kendala bahasa yang bikin aku emosi, akhirnya aku tunjukin aja tuh gambar yang aku dapat di Google. Baru deh tu sesembaknya ngerti. Duileehhhh.

LIFT CHAIR BIKIN AKU MAU PINGSAN


Kita diminta untuk membeli tiket untuk menuju tempat yang kami maksud, yang ternyata namanya adalah Kids Paradise. Tiket yang kami beli adalah tiket naik lift chair menuju Kids Paradise yang ternyata ada di depan Hotel Green Plaza yang bisa kami tuju dengan bis hotel tadi. Alamaaakkkkk....

Tiket lift chairnya adalah JPY 400/orang PP.

Aku, si norak ini, tadinya mikir klo lift chair digunakan khusus untuk orang-orang yang mau main ski dimana nanti mereka akan loncat dari lift chair dan langsung meluncur. Di film-film kan gitu yaaaa..... Ternyata enggak. Karena kita akan turun di tempat landai (enggak harus loncat maksudnya).

Enggak berani nengok ke belakang


Tapiiiii yang bikin aku mau pingsan ketika naik lift chair adalaahhh, maaakkk itu bener-bener cuma kursi gitu tok. Enggak ada penutup dan pengaman apapun. Jadi kalau kita ngegelosor di kursi, ya jatuh lah kita. Dudududu..... bisa kebayang enggak sih, aku duduk di samping krucil kecil yang pada dasarnya mirip belut yang enggak bisa diem. Setiap dia gerak dikit, aku langsung teriak-teriak "Adeeeekkk jangan bergerak. Please jangan bergerak!!! Bunda takut" sambil pegangan kenceng ke gantungannya. Dianya mah cuma ketawa-ketawa puas sambil sesekali nengok ke belakang (papandut dan krucil besar naik lift chair di belakang kita). Bahkan aku pun enggak berani nengok ke belakang. pandangan luruuuusss kedepan kayak patung. Hahahhahahaha...

SKI ANAK


Akhirnyaaaa sampai juga di Kids Paradise. Lumayan panjang loh jalur lift chairnya. Bikin aku gerah di tengah salju dan usaha minus.

Nah disini niiihh krucils lihat anak-anak pada asyik main ski dengan perlengkapan ski mini untuk anak-anak. Lucu banget!

Cuma yang tengah yang enggak ketakutan naik lift chair. Wkwkwkwkw



Bergegaslah kami mencari dimana bisa sewa alat ski kecil untuk anak-anak. Sebuah gedung disamping hotel, merupakan restaurant yang juga tempat penyewaan alat-alat ski dan sliding. Untuk sewa alat ski anak selama setengah hari, kami harus membayar JPY 1.500 dan dewasa JPY 4.000. Alat ski ini sudah satu set, yang terdiri dari skis, boots dan poles.

Ski Set untuk Anak


Sudah bisa dibayangin gimana happynya krucils ketika keluar gedung dan mulai meluncur di es. Meluncur, jatuh, meluncur, jatuh, gitu aja terus. Karena ini kan pengalaman pertama mereka. Sementara aku dan papandut ngos-ngosan ngikutin dan ngejar mereka, takut mereka nyungsep. Wkwkwk.. Iyaaaa, aku dan papandut enggak ikutan sewa ski set karena enggak ada yang ngawasin krucils. Ya kaliiii ntar kita ber-4 jatuh bangun semua enggak ada yang bantuin.






PATUNG HACHIKO DAN SHIBUYA CROSSING


Permainan ski berakhir setelah kaki dan tangan kami mulai membeku semua dan kelaparaaannn. ngomong-ngomong, disini enggak ada makanan halal ya. Ada sih, tapi minim banget. Jadi kami sangat kelaparan karena cuma diganjel pake bolu yang enggak ada kandungan babinya dan onigiri yang sebelumnya kami beli untuk bekal.

Karena hari belum terlalu malam, jadi kami putuskan untuk melanjutkan petualangan ke area Shibuya St. Shibuya St merupakan salah satu stasiun besar yang ada di Tokyo. Keluar dari Shibuya St, kami langsung bertemu dengan patung Hachiko yang populer itu. Banyak banget yang ingin berfoto dengan Hachiko, jadi kami harus mengantri untuk berfoto. Udah sah ya jadi turis Jepang kalau udah berfoto dengan Patung Hachiko.



Setelah berfoto, kami menyusuri jalan menuju Shibuya Crossing yang lagi-lagi merupakan tempat populer di Jepang. Banyaknya zebracross yang saling berhubungan membuat jalan ini sangat ramai ketika lampu hijau untuk pejalan kaki menyala. Salah satu sudut tersibuk di kota Tokyo.

Kami juga enggak mau ketinggalan dong ya mengabadikan momen-momen ini. Momen ketika orang-orang pada nyebrang, kami berfoto di tengah-tengahnya. Hihihi... Sayangnya, belum bisa kayak selebgram yang foto di Shibuya crossingnya keceh. Muka lecek siiissss habis main salju dan gandengan ke krucils enggak bisa dilepas takut mereka hilang #EmakEmakLyfe. Wkwkw




Hari kedua ditutup dengan menyebrang di Shibuya Crossing, makan ramen dan beli oleh-oleh yang cuma dapat di satu toko karena toko-toko di Jepang tutup di jam 8 dan 9 malam. Hiks..

Sampai ketemu di cerita perjalanan hari ketiga dan selanjutnya. Jangan lupa follow Instagram @she_wian untuk lihat keseruan perjalanan di Jepang.


43 comments

  1. Untuk sky memang lift chaurnya gitu. awal pakai dulu ngeri ngeri sedap, sekarang akhirnya dah terbiasa.

    ReplyDelete
  2. Asyiknya bisa gegulingan di salju sekeluarga. Keluarga saya masih membangun mimpi untuk bisa ke sana juga.

    Ditunggu kisah perjalanan di hari ketiga ya mbak.

    ReplyDelete
  3. Wah mbak aku ikut deg degan sama lift chairnya yang "cuma" kursi doang itu, hihi ngeri juga ya. Tapi seru banget bs pegang salju. Btw saljunya apa bs dibikin es serut ya? Wkwk :)
    Ah semoga bs menjejakkn kaki di bumi Allah yang lain di Jepang, amin :) seru mbak :)

    ReplyDelete
  4. Ikut membayangkan gimana seru dan hebohnya naik lift chair. Kalau anak anak memang di ketinggian gitu juga ga berasa takut ya. Kalau kita bilang diem dan terlihat ketakutan mereka malah suka ngerjain orang tua.

    Asyik ya punya pengalaman seru liburan di negara orang bareng keluarga. Semoga bisa diikuti oleh keluarga saya. Hihihi. Amin...

    ReplyDelete
  5. Serunya Mbak Wian! Liburan ke Jepang terasa menyenangkan ih baca tulisannya Mbak Wian. Itu kalau mau foto di patung Hachiko, antrinya juga sesama turis dari luar Jepang ya? Atau ada juga orang Jepang yang ikut antri?

    ReplyDelete
  6. Allhamdulillah bisa ke Jepang pas winter ya jadi bisa main ski. Asyik baget ada fasilitas ski untuk anak jadi semuanya bisa menikmati dengan nyaman. Ini sih bukan cuma anaknya yang seneng main salju kayanay, mamanya juga hehehe.

    ReplyDelete
  7. Mom..
    Dari kapan hari kepo liat IGnya, baru sempat baca lengkapnya di sini.

    saya sering baca pengalaman mba Fanny ke Jepang dan selalu masalahnya ada di bahasa.

    saya jadi mikir, apa emang orang Jepang emang dilatih mencintai bahasanya aja sejak kecil.
    Kok bahkan sulit banget ajak mereka pakai bahasa Inggris, padahal tiap tahun wisatawan dari berbagai belahan dunia selalu ke sana.

    Tapi keren deh mom.
    Bukan hanya Sakura, saljunya juga keren bikin pengen guling2 hehehe

    ReplyDelete
  8. Aku bacanya ikut deg-degan pas bagian lift chair. Soalnya klo sama anak-anak susah diprediksi, kita lagi takut beneran eh mereka malah dibecandain. Untungnya ngga ada insiden buruk yang terjadi ya.

    ReplyDelete
  9. Wah seru sekali yah, mudah2an saya, suami dan anak bisa je Jepang juga, aamiin.

    ReplyDelete
  10. MasyaAllah mba Wian, aku juga pengen main salju ke Jepang
    semoga ada rejeki bisa main ke Jepang kapan-kapan aamiin
    biar bisa main salju kayak adek-adekku ini

    ReplyDelete
  11. Serunyaaa.. hahaa chairnya gtu doang ya mbaaa.. aku bisa bayangin klo sama anak2 yg pasti gerak2 mluluu.
    Anak2 kayaknya nggak ada takutnya sama sekali.. 😅
    Asyik pasti mereka inget pengalaman saljuan di sana 😁

    ReplyDelete
  12. Mba saya ngebayangin naik lift chair pasti kalau saya udah nangis hihihi senangnya bisa bermain di salju :D pengen juga deh merasakan yang namanya salju hehe

    ReplyDelete
  13. Woowww serunya main - main salju di Japan. Mau doong. Nggak bikin boneka salju kayak di film - film itu mbak? Hihi.. Anak2ku kalo nanti ketemu salju malah mau bikin es serut katanya :D

    ReplyDelete
  14. Wow .. seru bangettt, mbaaa! Beneran emang, orang tropis seperti saya ini juga bakalan suka banget kalo bisa ketemu salju :D

    ReplyDelete
  15. Seru banget ya mba 😍 aku ngebayangin naik lift chair, duh apalagi aku panikan orangnya, jadi ikut degddegan XD eh malah si kucing yg ga ketakutan ya mba, hihi

    ReplyDelete
  16. Wahhh seru banget mba, fotonya juga bagus, penceritaannya bikin pembaca serasa lagi di Jepang juga..semoga nanti bisa ajak bocah ke Jepang aamiin..

    ReplyDelete
  17. Asyik nih mba liburan musim dingin di Jepang. Kebanyakan resort ada khusus anak kecilnya mba. Biasanya juga resort ngasih kelas2 gitu buat pemula.

    ReplyDelete
  18. Seru banget ya bisa liburan Ke Jepang,

    ReplyDelete
  19. Lucu banget aku bacanya mbak sampai ngakak. Eh, maap kelewat ngakak, hihihi... Lah bayangin nolak orang tua yang naik bus ternyata tujuannya ke sana. Paling kalau aku di sana juga ngalamin yang sama, buaahahahaha... Salam kenal ya mbak😆🙏

    ReplyDelete
  20. Aku bayangin naik lift chairnya juga agak serem ya. Mana kuagak takut ketinggian gitu. Tapi terbayar kalau sudah main di sana

    ReplyDelete
  21. Seru banget mbak main salju. Harapanku banget nih bisa main ke Jepang. Minta doanya yaaa suoaya dikasih rejeki ke sana. Hehe.

    ReplyDelete
  22. Seneng banget yaa pengalamannya jala ski di jepang sama anak anak pula.. Walau dingin tetep happy ya mak... Duh pengennn

    ReplyDelete
  23. Ya ampun, ngeri juga ya naik lift chair hahaha. Belum bisa ngebayangin, ngeri ngeri sedap ya. Tapi seru ya kayaknya.. Penasaran banget sma salju..

    ReplyDelete
  24. Aih cantiknya ootd si ibu, love it. Ehmmm..fotonya bagus-bagus, mba bikin pengen ikutan jalan ke sana

    ReplyDelete
  25. Mbak Wian, seruuuuu main saljuuuuu! tapi aku ngikik baca bagian lift chair. EH gimana bawa balita ke sana. Haduuuh, kalau dia meluncur dari kursi, alamaaaak!

    ReplyDelete
  26. Seru banget ini mbak, daku melihat di IG mu aja sih menyenangkan, gimana saljunya hahah

    ReplyDelete
  27. Waah asik banget ini. Pasti seru banget bisa jalan" begini bareng keluarga. Btw itu di sana dingin banget ya mbak

    ReplyDelete
  28. Kalau liat ski di saljunya Jepang, jd inget detective conan saat Ran dan Shinichi main ski. Romantissss... Tp lebih romantis mbak sih soalnya sm anak2. Ngiriiii

    ReplyDelete
  29. Asli ngakak baca kalimat "krucil bergerak kayak belut".. hahaha.. berarti kalau saya kesana saya wajib nerima tawaran bus ke hotel ya. Secara tubuh tambun ini membahayakan jika naik lift chair.. hahaha

    ReplyDelete
  30. Aku bayangin dirimu lagi duduk di lift chair terus tegang kayak patung kwkwkw
    Padahal aku pasti juga sama.
    Keren banget ini infonya. Beneran aku keep buat kapan kalau ke sana. Terutama yang main ski..belum pernah soalnya :D

    ReplyDelete
  31. Aku ngakak banget yang lift chair mba :D, kebayang dan bisa merasakannya pasti kupun teriak2 sama mba duh aku mules juga kalau naik itu kayaknya wkwkwk sumvah ini ngakak :D

    ReplyDelete
  32. Mom wian liat trip nya ke jepangdi instagram sama anak anak seru sekali ya. Makin bonding kalo udah trip jauh begini. Dan salfok itu pasti pake baju berlapis lapis dengan salju tebal begitu mom. Jiper aku liat high chair nya.

    ReplyDelete
  33. Duh mba, aku kok ketakutan gitu pas lihat lift chair n baca ceritamu. Ya Allah, mana aku rada-rada phobia ketinggian

    ReplyDelete
  34. Kak Wian...
    Seru banget siik..

    Aku suka banget cerita emakemaklyfe...
    Hihii~

    Dimana Bunda yang harus selalu nge-jagain anak-anak super riang bahagia.

    Aku dulu pas ke Jepang juga nyari yang pas ada saljunya.
    MashaAllah~
    Bener...bener...kepikiran mo kaya di pilm-pilm gitu...guling-guling di salju.

    Tapi kok yaa...malu ya...diliatin sama warga Jepang yang serius-serius.
    Mungkin mereka gak akan negor siih...tapi...tau diri jugak.
    Wkwkwk~

    ReplyDelete
  35. Seru banget sih ini jalan-jalannya kak Wian, sekarang nih Japan sedang menjadi destinasi favorit ya. Beberapa temanku banyak sekali yang main kesana untuk sekedar berlibur, sementara sepupuku yang disana malah lagi bolak-bolak liburan ke Indo. Ku ingin sekali kesana tapi suamiku belum bisa cuti lama nih, karena minimal dua mingguanlah disana.

    ReplyDelete
  36. Wah pengen nyoba main ski nih. Anakku yang sulung pengen banget main ke Jepang

    ReplyDelete
  37. huaaaa, envy Mbak.. dream comes true yaaah, akhirnya bisa main salju jugaaa..
    hiyyaaaa, itu lift chairnya bikin dag dig dug yaaa Mbak, pake gondola aja berasa gimanaaa gitu padahal ada kaca pelindungnya, ini gak ada pengamanan segala kaan jadi atuuutt, huhuhh..

    ReplyDelete
  38. Seru nih mbak main sky nya, apalagi kl bersma keluarga ya. Kenapa tuh mbak gak berani nengok ke belakang? Kl saya mah malah gak berani nengok ke bawah, apalagi diketinggian yg luar biasa

    ReplyDelete
  39. Ahhh seruuu hehehe. Aku belum pernah ngeski tapi ikutan deg degan juga baca bagian ski lift hahaha. Emang serem juga ya ternyataaa. Thabs for sharing mbaak

    ReplyDelete
  40. Pada jago main ski....seru ya seluncuran di es...pasti dingin banget...semangkok miso soup cukup memberikan kehangatan...

    ReplyDelete
  41. Masha Allah Wian, anak-anakmu terlihat happy bukan kepalang lho, bisa ngerasain salju, main ski di Jepang.

    ReplyDelete
  42. Emang kenapa kak nenggok kebelakang hahahaha, ih aku kok ya mupeng ya kebayang meluncur main SKi kan seru. Enjoy dear.

    ReplyDelete
  43. Wah seru ya jalan-jalannya jadi pengen jalan-jalan bareng keluarga

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca blog ini. Semoga nggak bosen untuk terus mampir kesini..
Silahkan tinggalkan comment. Dan mari saling Blogwalking :)
Oya, komen akan dimoderasi terlebih dahulu. Jadi nggak langsung muncul. Please jangan tinggalin jejak link hidup. Jika meninggalkan jejak link hidup, dengan sangat berat hati akan aku delete.

Terima Kasih