Visa Jepang Tetap Harus Dibuat Meskipun Memiliki Elektronik Paspor

cara membuat visa jepang cara mendapatkan visa jepang visa waiver jepang syarat visa waiver jepang membuat elektronik paspor form aplikasi kedubes jepang kedutaan besar jepang jvac visa waiver adalah cara membuat visa waiver syarat membuat visa waiver bebas visa jepang perbedaan urus visa di kedubes jepang dengan di JVAC
pic : Pixabay

Karena tahun lalu masa berlaku paspor aku sudah habis, jadilah aku mengurus pembuatan paspor baru sekalian membuatkan krucils paspor. Emang mau pergi kemana? Enggak... enggak ada rencana sama sekali mau kemana waktu itu. Yaa supaya enggak bolak balik aja ngurusnya, pikirku. Jadi sekalian lah. Paspor papandut yang belum habis masa berlakunya pun akhirnya ikutan diganti dengan elektronik paspor atau E-Paspor. Jadi aku sekalian mengurus pembuatan elektronik paspor untuk kami berempat dalam satu hari. Iyaaa, jadi akhirnya aku putuskan untuk mengganti paspor lama aku dengan elektronik paspor dengan pertimbangan utama adalah supaya bisa bebas visa Jepang.


Alhamdulillah setelah perburuan tiket di Garuda Travel Fair (GATF) tahun lalu membuahkan hasil tiket Jepang PP, awal tahun ini seluruh pikiran aku tercurah ke rencana kami untuk ngebolang ke Jepang pertama kalinya. Dari mulai mempelajari kota Jepang dan wisata di sana, menyusun itinerary, mencari penginapan yang masuk budget, dan akhirnya sampailah pada urusan visa Jepang.

Awalnya aku pikir kami enggak perlu lagi mengurus visa Jepang karena sudah memiliki elektronik paspor. Ternyata aku salah. Meskipun sudah memiliki elektronik paspor, kami tetap harus mengurus visa kunjungan ke Jepang. Berbeda dengan visa Jepang yang harus dimiliki oleh pengguna paspor biasa yang akan mengunjungi Jepang, visa yang kami butuhkan adalah Visa Waiver atau bebas visa E-Paspor.

CARA PENGAJUAN VISA WAIVER JEPANG


Pada awalnya, pengurusan visa Jepang hanya bisa dilakukan di Kedutaan Besar Jepang. Namun sejak 15 September 2017, Kedutaan Besar Jepang membuka Japan Visa Application Center (JVAC) yang terletak di Lotte Shopping Avenue Jalan Professor Dr. Satrio kav 3-5 Karet Kuningan, Jakarta.

Sejak itulah Kedutaan Besar Jepang enggak menerima lagi aplikasi pengajuan visa selain untuk :

  1. Registrasi bebas visa E-Paspor (boleh diajukan di Kedutaan Besar Jepang atau JVAC),
  2. Visa diplomatik dan visa dinas,
  3. Transfer visa
  4. Penerbitan visa yang berkaitan dengan masalah darurat kemanusiaan.


Jadi, untuk pengajuan visa waiver bisa dilakukan di dua tempat yaitu Kedutaan Besar Jepang atau JVAC. Bedanya adalah, pengajuan visa waiver di Kedutaan Besar Jepang enggak dikenakan biaya sama sekali (free). Sedangkan pengajuan visa Jepang di JVAC akan dikenakan biaya Rp120.000 per orang.

Syarat pengajuan visa waiver cukup mudah, yaitu :

  1. Form aplikasi pengajuan visa waiver yang bisa kamu unduh di https://www.id.emb-japan.go.jp/visa_waiver_newform.pdf
  2. Elektronik paspor yang masih berlaku (aslinya ya bukan fotokopi)
  3. Kartu Keluarga (Jika kamu mewakili keluarga dalam pengajuan visa waiver)

Yes cuma itu aja kok syaratnya. Gampang kan? Enggak usah bawa dokumen macam-macam. Kalau kamu sekalian mengajukan visa waiver untuk suami dan anak atau orang tua, jangan lupa bawa Kartu Keluarga yang menjelaskan bahwa kamu dan orang yang kamu wakili adalah benar keluarga. Kalau kamu enggak mewakili siapapun, kamu cukup bawa form aplikasi visa waiver Jepang yang sudah dilengkapi dan asli elektronik paspor.

Tapi kalau kamu enggak punya elektronik paspor, maka visa yang kamu harus ajukan bukan lagi visa waiver. Dan syarat-sayarat pengajuan visa Jepang (bukan visa waiver) tentunya berbeda dengan apa yang aku sebutkan di atas. Silahkan googling ya... Karena yang akan aku bahas adalah terkait visa Waiver.

Setelah semua syarat kamu siapkan, silahkan datang ke Kedutaan Besar Jepang yang berada di jalan M.H Thamrin Jakarta Pusat. Persis di sebelah Plaza Indonesia. Jika kamu membawa kendaraan, jangan harap bisa parkir di Kedutaan Besar Jepang ya. Karena disana enggak disediakan parkiran. Jadi kamu bisa parkir di Plaza Indonesia dan sedikit jalan kaki menuju Kedutaan Besar Jepang. Hitung-hitung sekalian olah raga lah. Dan pulangnya bisa jadi alasan untuk mampir ngemall. Hahahaha

Usahakan datang pagi untuk menghindari antrian. Waktu operasional pengajuan visa Jepang adalah hari Senin-Jumat (kecuali hari libur) jam 08.30-12.00. Aku dan adikku sampai di Kedutaan Besar Jepang sekitar jam 8 lewat, dan itu antriannya sudah cukup panjang sih menurut aku. Cukup berkeringat karena antri di bawah sinar matahari pagi. Sehat siihhh tapi lepek.

cara membuat visa jepang cara mendapatkan visa jepang visa waiver jepang syarat visa waiver jepang membuat elektronik paspor form aplikasi kedubes jepang kedutaan besar jepang jvac visa waiver adalah cara membuat visa waiver syarat membuat visa waiver bebas visa jepang perbedaan urus visa di kedubes jepang dengan di JVAC
Antrian pengajuan visa waiver. Padahal Kedubesnya belum buka

cara membuat visa jepang cara mendapatkan visa jepang visa waiver jepang syarat visa waiver jepang membuat elektronik paspor form aplikasi kedubes jepang kedutaan besar jepang jvac visa waiver adalah cara membuat visa waiver syarat membuat visa waiver bebas visa jepang perbedaan urus visa di kedubes jepang dengan di JVAC
Jam operasional pengajuan dan pengambilan visa waiver

Sebelum masuk ke ruang pengajuan visa Jepang, kita diminta untuk menyerahkan ID card untuk ditukarkan dengan kartu kunjungan. Setelah itu kita akan memasuki ruangan untuk pengajuan visa Jepang. Meskipun antrian cukup banyak, tapi enggak usah khawatir karena prosesnya cepat banget. Asli deh, aku pikir akan menghabiskan waktu setengah hari yaa. Ternyata hanya sekitar 20 menit-an.

cara membuat visa jepang cara mendapatkan visa jepang visa waiver jepang syarat visa waiver jepang membuat elektronik paspor form aplikasi kedubes jepang kedutaan besar jepang jvac visa waiver adalah cara membuat visa waiver syarat membuat visa waiver bebas visa jepang perbedaan urus visa di kedubes jepang dengan di JVAC
Kartu pengunjung Kedubes Jepang

Oya, pas masuk ruangan nanti, kamu akan diberikan sepotong kertas yang harus dilengkapi dengan nama dan nomor elektronik paspor. Dan jangan lupa untuk ambil nomor antrian ya. Jangan langsung duduk aja. Hehehe..

Setelah nomor antrian kita muncul di layar, maka kita tinggal menyerahkan semua berkas ke loket dan mereka akan melakukan pengecekan dan menyerahkan salinan potongan kertas yang tadi kita isi dengan nama dan nomor paspor untuk pengambilan visa.

cara membuat visa jepang cara mendapatkan visa jepang visa waiver jepang syarat visa waiver jepang membuat elektronik paspor form aplikasi kedubes jepang kedutaan besar jepang jvac visa waiver adalah cara membuat visa waiver syarat membuat visa waiver bebas visa jepang perbedaan urus visa di kedubes jepang dengan di JVAC
Ruangan penyerahan berkas pengajuan visa waiver
cara membuat visa jepang cara mendapatkan visa jepang visa waiver jepang syarat visa waiver jepang membuat elektronik paspor form aplikasi kedubes jepang kedutaan besar jepang jvac visa waiver adalah cara membuat visa waiver syarat membuat visa waiver bebas visa jepang perbedaan urus visa di kedubes jepang dengan di JVAC



PENGAMBILAN VISA WAIVER JEPANG


Proses pengajuan visa waiver Jepang hanya satu hari. Karena kemarin kami mengajukan permohonan visa waiver di hari Jumat, maka visa bisa diambil pada hari Senin. Tempat pengambilan visa sama dengan tempat pengajuan.

Selesai deeehhh... visa Waiver sudah menempel cantik di dalam elektronik paspor... Visa waiver ini berlaku selama 3 tahun. Jadi jika kamu merencanakan perjalanan ke Jepang dalam kurun waktu 3 tahun sejak visa waiver didapat, maka kamu enggak perlu lagi mengurus pengajuan visa waiver.

Naahh berarti, sebelum masa 3 tahunnya lewat, harus cari tiket lagi??? Wkwkwkwk


***

Jadi itu ya geng cara mendapatkan visa waiver jepang dan cara pengajuan visa waiver jepang. Jadi meskipun kamu sudah memiliki elektronik paspor/ e-paspor, kamu tetap harus mengajukan visa waiver. Tentunya dengan persayaratan dan biaya yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pengajuan visa biasa.

***

Sampai ketemu di artikel berikutnya. Jangan lupa di share ya... dan follow media sosial aku :)



Japan Visa Application Center (JVAC)/ Pusat Aplikasi Visa Jepang
Lotte Shopping Avenue (Ciputra World 1)
Lantai 4
Jl. Prof Dr. Satrio Kav 3 dan 5 Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta
Website : http://www.vfsglobal.com/japan/indonesia/contact-us.html





Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Jl. MH Thamrin No. 24
Jakarta Pusat
Website: https://www.id.emb-japan.go.jp/visa.html





13 comments

  1. aku prnh ngerasain urus visa di embassy dan di lotte. visa biasanya... dan salut memang cepeeeet , walo antrian panjang banget yaaa. tp di lotte jauh lbh cepet lg wkwkwkwkwk. duuuh ga sabar mau perginya ya mba :D. udh susah konsen kerja aku :p.

    ReplyDelete
  2. Makasih infonya mbak.. aku blm pernah ke luar negeri jd blm punya pengalaman ttng ini.. kepengen bgd jalan2 ke Jepang 😍.semoga tahun ini bisa punya kesempatan ke luar negeri, setidaknya ke Mekkah dulu.. aamiin

    ReplyDelete
  3. Baru tau ada E-paspor juga, wkwkwk.

    Gampang ya ternyata ngurusnya. Kadang aku kalau mau urus dokumen-dokumen gitu suka males duluan karena pikirnya pasti riber.

    Berarti bentar lagi mau Jepang, dong. Wiih, happy holiday, mba.

    ReplyDelete
  4. Waaah antre-nya lumayan panjang yak. Berati tiap 3 tahun musti ke sana yak. Semangat cari tiket murah buat ke Jepang, Mak! Biar kepakai. Hehe

    ReplyDelete
  5. Iya, memang tetap butuh biikin visa kalau ke jepang, Walaupun punya e-paspor. Btw, thanks infonya ya soal cara mengurus visa

    ReplyDelete
  6. Wah jadi ingat waktu papa vinka mo ke jepang, dari banda aceh khusus ke jakarta ngurus visa

    ReplyDelete
  7. Ya ampun senangnya main ke Jepang aku sungguh ngiler luar biasa..

    ReplyDelete
  8. Makasih informasinya kak jadi reminder buat aku dan anakku untuk bikin paspor juga penting juga ini

    ReplyDelete
  9. Serunya Mbak bisa jalan ke luar negeri bersama keluarga. Anak anak pasti bahagia itu.

    ReplyDelete
  10. Makasih banyak mba informasinya, aku juga tahunya kalau sudah punya e paspor tidak perlu visa. Ternyata, tetap saja ya mba butuh juga

    ReplyDelete
  11. Aku paspor aja belum punya mbak apalagi visa hihi. Ga ada bayangan mau pergi ke mana2 sih jadi juga ga kepikiran bikin paspor. Tapi baca giji nambah pengetahuan banget.

    ReplyDelete
  12. makasih infonya, aku kira pas sudah punya ga perlu urus lagi. memang sih tahunini rencana mau buat paspor juga.

    ReplyDelete
  13. Gils, ya. itu belum buka aja, antriannya sudah mengulaaar wgwgw ga kuwaaaat :p

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca blog ini. Semoga nggak bosen untuk terus mampir kesini..
Silahkan tinggalkan comment. Dan mari saling Blogwalking :)
Oya, komen akan dimoderasi terlebih dahulu. Jadi nggak langsung muncul. Please jangan tinggalin jejak link hidup. Jika meninggalkan jejak link hidup, dengan sangat berat hati akan aku delete.

Terima Kasih