Cara Mengatasi Anak Malas Makan Sahur

makan sahur tips makan sahur untuk anak malas makan sahur cara agar anak tidak malas makan sahur menu sahur bangun sahur

Meskipun bulan ramadhan ini bukanlah kali pertama anak-anak melewatinya, tapi ini adalah kali pertama anakku yang kecil belajar untuk full puasa sampai maghrib. Yang artinya, ini adalah kali pertama ia harus ikut makan sahur bersama kami. Salah satu tantangan yang akan aku hadapi adalah bagaimana cara mengatasi atau menghadapi anak yang malas makan sahur.

Usia krucil kecil saat ini adalah menjelang 6 tahun, jadi aku putuskan untuk mulai mengajarinya full puasa sampai maghrib. Tapi kita lihat kondisinya nanti ya. Semoga benar-benar full 1 bulan.

Tahun-tahun sebelumnya, krucil kecil masih belajar puasa setengah hari dimana makan sahurnya adalah sarapan. Hehehehe jangan di contoh ya... iya-iya seharusnya sudah dari kemarin-kemarin belajar makan sahur di waktu sahur, tapi aku enggak sanggup menghadapi crankynya 2 anak saat makan sahur. Jadi tahun-tahun sebelumnya aku fokus ke krucil besar dulu. Naahh tahun ini gilirannya krucil kecil.

Yang namanya makan sahur, ujiannya berat banget. Kita sebagai orang dewasa pun kadang masih harus bergulat dengan rasa malas saat harus bangun untuk makan sahur. Gimana krucils coba! Kita sebagai orang tua (khususnya ibu) harus punya trik untuk mengatasi anak malas makan sahur.

Biasanya sih aku selalu melakukan hal-hal ini untuk mengatasi anak malas bangun sahur apalagi untuk makan sahur :

Dampingi Anak Saat Menghabiskan Makanan Sahurnya

Aku lebih baik menyiapkan segala bahan masakan di malam hari sebelum tidur dibanding aku harus menyiapkannya menjelang sahur. Jadi ketika saatnya sahur, aku tinggal mengolahnya saja. Dan aku anti banget menyiapkan makanan sahur yang ribet-ribet. Yang simpel aja deh. La wong makannya juga palingan cuma sedikit.

Setelah makanan siap, aku terlebih dahulu menyelesaikan makan sahurku sebelum krucils bangun. Karena apa? Ya supaya masih ada waktu untuk mendampingi krucil menghabiskan makan sahurnya. Lebih enak jika krucil sudah terbiasa makan sahur, jadi kita bisa makan bersama di meja makan. Tapi karena ini pengalaman pertama krucil kecil, yakin banget deh aku kalau harus dibujuk-bujuk dan bahkan disuapi. Makanya itu aku harus menyelesaikan terlebih dahulu urusan sahur aku.


Sediakan Makanan Berkuah

Supaya enggak harus mengunyah ekstra niihh. Hahaha... makanan berkuah kan biasanya cenderung lebih segar dan lebih mudah tertelan ketika nyawa kita belum terkumpul 100%. Bener enggak tuuuhhh? Langsung telen aja deh, Wkwkwkwk. Dan ini akan lebih mempermudah krucil untuk menghabiskan makan sahurnya.


Sediakan Camilan Kesukaan Anak

Apa camilan kesukaan anak? Wafer? Biskuit? Apapun itu, sediakan semuanya di lemari sebagai senjata terakhir.

Jadi gini, enggak selamanya anak mau bangun dan duduk manis sambil menghabiskan makan sahurnya. Ada kalanya mereka benar-benar enggak mau makan, sudah mau bangun sahur aja Alhamdulillah banget! Jadi jangan di paksa, kalau prinsip aku. Naahh ketika saat ini tiba, aku keluarkan deh tuh senjata terakhir. Tawari anak mau makan camilan apa untuk sahurnya, jika ia menolak makan nasi. Untuk mencukupi energi mereka, biasanya aku tambah buah dan susu. Yang penting ada yang masuk deh.

Bagaimana kalau di tengah hari anak merasa kelaparan karena asupan sahurnya kurang? Naahh disini nih kesempatan kita untuk memberi pengertian kepada mereka pentingnya makan sahur dan konsekuensi yang harus mereka hadapi jika melewati makan sahur.

***

Inti dari semuanya sih bagaimana caranya agar anak enggak merasa terbebani ketika harus bangun sahur. Pintar-pintarnya kita mencari cara. Setiap ibu pasti punya caranya masing-masing. Dan beberapa cara di atas adalah cara yang sudah aku terapkan di krucil besar. Bisa efektif atau enggak di krucil kecil, we will see ya... Bismillah....

Kalau kalian biasanya bagaimana cara mengatasi anak malas makan sahur? Bisa aku jadikan cara cadangan niihh kalau cara-cara di atas enggak efektif atau enggak berhasil di krucil kecil nanti.

***

Thehermawansjourney mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa ya semuanya... Mohon dimaafkan atas segala salah dan khilaf 🙏

Tulisan ini merupakan respon trigger dari #KEBloggingCollab yang ditulis oleh Mak Ophi Ziadah tentang Mendampingi Si Kecil Menyambut Ramadhan.


7 comments

  1. Sore atau malam aku menyiapkan menu sahur. Pas sahur tinggal goreng-goreng atau masak sebentar. Jadi aku punya banyak waktu buat menemani anak-anak makan sahur. Apalagi si bungsu, makannya lama banget.

    ReplyDelete
  2. iyapenting bangetdampingi anak pas SAHUR untuk memastikan diamenghabiskan makanannya, jadi nggak lemas paspuasa

    ReplyDelete
  3. Sejak masih sama nenek dulu, memang kebiasaan di rumah itu, masak lauk pas sore sekalian untuk sahur. Lantas sayur atau kalau ada gorengan pas mau tidur. Anak2 memang biasanya susah ya makan sahur yang lengkap. Makanya mamanya murid saya, kalau udah buka puasa, terserah deh anak2nya makan banyak, haha... Biar imbang asupannya karena sahur sering nggak makan nasi.

    ReplyDelete
  4. Un manga est une bande dessinée japonaise.

    ReplyDelete
  5. Biasanya sediakan makanan kesukaan anak biar semangat makan sahurnya :)

    ReplyDelete
  6. I dugg some of you post as I cogitated they were handy very useful.

    ReplyDelete
  7. Its like you read my mind! You appear to know a
    lot about this, like you wrote the book in it or something.
    I think that you could do with a few pics to drive the message home a little bit, but other than that, this is
    magnificent blog. An excellent read. I will definitely be back.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca blog ini. Semoga nggak bosen untuk terus mampir kesini..
Silahkan tinggalkan comment. Dan mari saling Blogwalking :)
Oya, komen akan dimoderasi terlebih dahulu. Jadi nggak langsung muncul. Please jangan tinggalin jejak link hidup. Jika meninggalkan jejak link hidup, dengan sangat berat hati akan aku delete.

Terima Kasih