Rahasia Dibalik Liburan Ceria Bersama Anak

Sabtu, Desember 10, 2016

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

Rahasia DIbalik Liburan Ceria Bersama Anak

"Bunda sekarang hari apa?"
"Besok hari apa bun?"
"Besok bunda libur nggak?"
"Bunda kapan liburnya?"

Itulah beberapa pertanyaan yang kerap Anel dan Dasha, dua belahan jiwaku, tanyakan hampir setiap harinya. Seketika itu juga rasanya aku ingin melempar tas dan segera lompat duduk disamping mereka dan menemani mereka di rumah setiap hari.

Tapi heeeyyyyy pilihan sebagai working mom bukan sesuatu yang buruk bukaaann?? Bukan sesuatu yang harus diratapi.

Jadi aku selalu memberi pengertian ke mereka kalau bunda dan papap akan libur di hari sabtu dan minggu.

Ketika pertanyaan mereka aku jawab,
"Sekarang hari jumat dan besok hari sabtu", mereka pasti akan langsung koor teriak "horeeee besok bunda libur".

Jadilah kami sangat memanfaatkan hari sabtu dan minggu untuk menghabiskan waktu bersama mereka.

Anak-anak (termasuk Bunda dan Papapnya) adalah tipe yang lebih memilih air dan pantai dibanding gunung. Kami lebih senang berbasah-basah ria dan menghitamkan kulit kami yang memang sudah hitam (coklat deng aslinya.. hehehe).

Kalau sudah berenang dan main ke pantai, sudah bisa dipastikan akan menghabiskan waktu seharian. Bahkan kalau bisa, nunggu diusir dulu baru pulang. Hahahaha...


liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids
Beberapa liburan ceria kami, yang didominasi oleh "AIR"

***
Keluarga besar mertua sebagian besar (hampir semua malah) tinggal di Lampung. Jadi kalau ada event keluarga di Lampung, sekalian kami manfaatkan untuk liburan ceria bersama anak.

Seperti beberapa waktu lalu ketika ada sepupu yang nikah. Kita sudah planning matang-matang kalau kita akan membawa anak-anak liburan ke Pulau Pahawang. Pas banget tuh kan ya.. Apalagi sekarang pulau ini termasuk yang lagi happening.
Mengingat perjalanan ke Lampung melalui jalur darat lumayan cukup lama, jadi kami sudah persiapkan stamina anak-anak (juga stamina Bunda dan Papap) dengan doping vitamin setiap hari. Maklumlah ya... travelling dengan anak-anak akan lebih menantang dibanding naik gunung. Jadi harus stronggg!!!!!!

Tararaaa... hari H yang ditunggu-tunggupun datang juga. Kami berangkat hari jumat malam (after office hour) (sedih nggak bisa cuti) menuju pelabuhan merak untuk naik kapal dan nyebrang ke pelabuhan bakauheni. Ini bukan kali pertama anak-anak naik kapal besar, jadi mereka sudah terbiasa dan nggak pernah mabok. Sementara Bundanya, walau bukan kali pertama juga naik kapal, tapi tetep ajaaa yang namanya mabok mah (payah deh ah). Akhirnya aku harus doping obat anti mabok.

Sampai di Lampung hari jumat tengah malam. Istirahat sebentar dan langsung berangkat ke Pulau Pahawang hari sabtu setelah shubuh.

Gileeee kenapa juga harus buru-buru? 

Ya karena kita nggak punya waktu banyak dan nggak mau waktu kita main di pantai jadi sedikit. Jadi diputuskan untuk berangkat setelah shubuh supaya puas.

Tapi kok ya dilalahnya menjelang shubuh, suhu badan anak-anak agak tinggi ya.. *langsungpanik*. Ini sih kayanya sudah bisa dipastikan kalau mereka demam karena kena angin laut dan nggak tidur sama sekali selama di atas kapal.

Sedih?
Pastinya. Nggak ada ibu yang nggak sedih liat anaknya sakit. Apalagi di saat liburan kaya gini.

Alhamdulillahnya, aku selalu ready obat-obatan di dalam tas termasuk obat penurun demam. Sejak anak-anak kecil aku selalu memakai Tempra Paracetamol sebagai obat penurun demam. Tempra paracetamol menjadi sahabat aku yang selalu membantuku dalam menurunkan demam anak. Setelah minum tempra sesuai dosis yang dianjurkan, mereka kembali ceria lagi meski masih sedikit lemas.

Dan rencana kami untuk berangkat ke Pulah Pahawang agak sedikit tertunda.

Ternyata perjalanan dari pelabuhan menuju pulau pahawang lumayan panjang. Untung anak-anak sudah aku kasih Tempra untuk menurunkan demamnya. Jadi mereka nggak K.O selama di kapal. 

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

Sampai di pulau, seperti yang sudah aku perkirakan, anak-anak senang bukan kepalang liat pasir dan pantai. Mereka langsung semangat membongkar mainan cetak pasir yang sudah mereka siapkan dari jakarta. Dan langsung berlari menuju bibir pantai yang disusul dengan ngedeprok di pasir. 

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

Tawa renyah mereka, teriakan-teriakan kecil mereka saat mereka berhasil membentuk pasir, saat mereka berani melompat dari ketinggian, membawa keceriaan yang sangat berharga di setiap liburan kami.

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids

Hal-hal yang nggak pernah kita bayangkan yang bisa saja menghambat rencana liburan, pasti ada aja. Apalagi kalau kita membawa anak-anak. Contohnya kaya aku kemaren di saat tiba-tiba anak-anak demam secara bersamaan.

Tapi segala sesuatu yang jadi penghambat nggak akan lagi menjadi penghambat di saat kita bisa mengendalikannya. Setuju???

Seorang Ibu itu dianggap seperti Doraemon yang punya kantong ajaib, dimana selalu bisa mengeluarkan segala sesuatu untuk memecahkan masalah.
Sssssttt aku punya beberapa rahasia nih supaya liburan ceria bersama anak akan selalu membawa keceriaan. Penasaran??

Ini dia rahasianya... 
Sebelum memulai dan selama liburan bersama anak, aku selalu melakukan beberapa hal yang nggak boleh sedikitpun diabaikan seperti beberapa tips dibawah ini.

Tips ala Bunda Wian supaya liburan ceria bersama anak akan selalu ceria :

1. Sediakan obat-obatan di dalam tas

Namanya bawa anak-anak ya, apalagi di umur-umur segini dimana nggak bisa diem, pasti ada aja kejadian. 

Sebagai contoh ketika anak-anak demam atau ketika Dasha sedang asyik lari-larian kemudian jatuh dan terluka.

Selalu usahakan obat-obatan seperti betadine, obat penurun demam, minyak tawon, minyak kayu putih ada di dalam tas. Beli yang ukuran kecil, jadi nggak memberatkan tas.

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids


2. Jangan terlambat makan

Kita aja yang orang dewasa pasti pusing dan masuk angin kalau telat makan, gimana anak-anak yang mungkin daya tahan tubuhnya nggak sekuat kita orang dewasa.

Kalau aku biasanya selalu bekal nasi dan lauk pauk kalau mau liburan kaya ke pantai. Jadi nggak ribet nyari restaurant.

3. Sedia snack/ makanan ringan

Salah satu siasat supaya nggak telat makan adalah nyemil. Just in case nggak nemu tempat makan, kita bisa ganjel dulu dengan snack sebelum akhirnya makan besar.

4. Bawa air mineral yang banyak

Kalau teman-teman ada yang liat aku liburan, pasti tau banget deh bawaan aku kaya apa. Rempong sama bawaan.. hahaha.. (Eehhh tapi bermanfaat baget loh kerempongan aku itu *grin*).

Air mineral penting banget. Seriously!!!! Apalagi kalau sepanjang liburan, terpapar sinar matahari langsung. Dijamin langsung dehidrasi.

5. Bawa baju ganti di dalam tas (selain di dalam koper)

Selalu sediakan minimal satu stel baju ganti anak termasuk pakaian dalamnya. Hal ini nggak cuma berlaku kalau liburan ke pantai. Kemanapun tujuan liburannya, kalau bawa anak sudah pasti dan wajib bawa baju ganti di tas jinjing.

6. Bawa susu

Khususnya untuk anak-anak yang masih niup terompet (baca : minum susu pake dot). Keliatannya sepele siiihh.. tapi kalau nggak sedia dan tiba-tiba anak minta niup terompet, bisa cranky seharian nanti. 

7. Bawa mainan

Bawa mainan yang akan membunuh rasa bosan anak. Untuk case aku di atas, dimana kita ngajak anak-anak ke pantai, mainan yang cocok dibawa adalah aneka mainan pantai dan pasir.

Untuk pembunuh rasa bosan anak selama perjalanan, biasanya aku bawakan mereka spidol dan buku.

8. Pilih hotel yang kids friendly (kalau menginap di hotel)

Kalau selama liburan diputuskan untuk menginap di hotel, pilih hotel yang kids friendly. Sudah banyak kok hotel-hotel yang memiliki fasilitas untuk anak.

Untuk aku, yang penting adalah ada kolam renang anaknya. Udah anteng deh tuh anak-anak.

9. Pastikan tempat wisata yang kita kunjungi adalah yang anak-anak suka

Jangan sampe tempat wisata yang kita kunjungi hanya memenuhi hasrat orang tuanya untuk mengunjungi tempat-tempat yang sedang hits di media sosial. Hahaha.. pasti kan yaaaa pengen juga foto-foto di tempat wisata yang lagi happening. 

Tanpa disadari mungkin tempat-tempat yang menurut kita oke banget atau asyik banget malah nggak asyik sama sekali buat anak-anak. Kita beda generasi loohhh... jadi jangan egois. Dibagi lah ya waktunya supaya kedua belah pihak sama-sama happy.

10. Beritahu anak tujuan kita kemana

Sebenernya walau nggak kita kasih tau mau kemana, anak-anak pasti kepo kok kalau kita bilang mau ajak mereka liburan.

Maksudnya supaya mereka punya bayangan apa yang akan dilakukan selama liburan.

11. Jangan sampe kekurangan baju

Hayoooo ngaku siapa yang kalau mau liburan bersama anak, satu lemari baju mereka rasanya pengen dibawa semua? Akuuuuuuu *ngacung*. Uuuppss

Kayanya wajar deh ya. Daripada kekurangan kaaann? *pembelaandiri*. Tapi bener deh kalau bawa anak-anak harus ekstra bawa baju untuk dipakai selama liburan. Bisa aja kan tiba-tiba ngompol, makan belepotan, dll.


Naahh aku coba rangkum deh ya 11 rahasia liburan ceria bersama anak :

liburan ceria, rahasia liburan ceria, tips liburan ceria, liburan ceria bersama anak, rahasia liburan ceria bersama anak, tips liburan ceria bersama anak, liburan sekolah, travelling with kids


Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman yang mau liburan bersama anak.


Tulisan ini diikutsertakan dalam blog competition "Liburan Ceria Bersama Anak" yang diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh Tempra Paracetamol

You Might Also Like

44 comments

  1. Kalau saya bukan cuma baju anak selemari yang pengen dibawa, baju-baju saya juga kadang kebanyakan bawanya :D. Suka sok modis lalu jadi gak ringkes. :p. Sabtu minggu hari keluarga pokoknya ya...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suamiku banget tuuhhh mba. Semua baju dibawa. Ujung-ujungnya koper malah penuh sama baju yang kepake.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. Kalau saya bukan cuma baju anak selemari yang pengen dibawa, baju-baju saya juga kadang kebanyakan bawanya :D. Suka sok modis lalu jadi gak ringkes. :p. Sabtu minggu hari keluarga pokoknya ya...:)

    BalasHapus
  4. Liburan bareng keluarga emang hrs dpersiapkan dgn baik ya mba, apalagi bareng anak2 double prepare :D obat2an wajib dibawa terutama penurun panas, tempra dah paling pas deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi anak-anak rawan kena demam ya mba..

      Hapus
  5. lengkap nih tipsnya, izin simpen ya mak, :)

    BalasHapus
  6. Waaa asyik banget si kakak dan abang main pasir ya mba.. Bener banget kalau liburan bersama keluarga kudu nyiapin semuanya ya mba biar liburan tetap ceria. Apalagi segala kebutuhan buat si kecil termasuk obat-obatan.

    lain kali main ke Pahawang ajak2 ya Nak.. hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh seneng banget mereka main pasir...

      Hapus
  7. Betul mba,obat-obatan ngga boleh ketinggalan kalo pergi sama anak. Buat jaga2 barangkali tiba-tiba sakit.
    Nice article, Mba. Salam kenal :)

    BalasHapus
  8. Wah ke Pahawang, saya belum pernah nih.
    iya banget kalau bawa anak liburan emang harus sedia obat-obatan biar main juga tenang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuukk Mba kapan-kapan kita ke Pahawang bareng..

      Hapus
  9. Kalo urusan baju sih saya agak santai, ibaratin bisa beli di tempat tujuan.. Tapi kalo urusan obat-obatan mah jangankan liburan ke luar kota, ke luar cluster rumah juga harus siap sedia sih kalo saya.. >,<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ibaratnya mau ke medan perang ya mba. Persenjataan lengkap nggak boleh ketinggalan.

      Hapus
  10. Untung bawa tempra ya mba, punya bocil itu mmg kudu sll siap obat obatan. Siang normal tetiba malam panas, ndak bisa d prediksi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mba. Tempra itu jadi amunisi paling ampuh..

      Hapus
  11. kalau saya pengalaman traveling duu banget, bawa baju selalu kelebihan..eh sampe rumah masuk lemari lagi..kayak suami jenengan mungkin hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaahhhh sama persis sis itu sih..

      Hapus
  12. Pahawang menarik banget ya mba. Senang sekali lihat anak anak ceria bermain pasir :)
    Asyik liburannya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biar emaknya rempong dan ribet sama bawaan segambreng, yang penting liat mereka ceria udah bikin hati adem ya mba..

      Hapus
  13. Asyik banget ke Pulau Pahawang, ngiri nih. Katanya emang bagus banget ya tempatnya. Kalau udah trip ke tempat sebagus itu memang harus fit dan ceria semua ya. Kalau ada yang sakit aja apalagi anak-anak duh langsung bikin nggak enjoy dan galau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh... gak seru kan ya mba klo gak bisa menikmati keindahan tempat liburan

      Hapus
  14. Senang kalau lihat anak2 ceria. Jadi ingat, sudah lama nggak ngajak mereka berwisata. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hyuk hayuk mba kita wisata bareng...

      Hapus
  15. Hai Mbak. Kalau ke Lampung kopdaran sama Tapis Blogger yuk :)

    BalasHapus
  16. saat libura, penting banget untuk membawa obat-obatan yah Mba :)
    terlebih bila liburannya bersama anak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama pentingnya sama dompet mba klo menurut aku. Gak boleh ketinggalan sama sekali 😊

      Hapus
  17. Belum punya anak sih, tapi kalau lihat anak yang sakit suka ngerasa gimana gitu. Daripada mereka sakit dan diem ga ngapa-ngapain lebih menyenangkan lihat mereka aktif, ya. Yaaa meski kadang-kadang bisa bikin repot, ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak tega mba klo liat diemnya karena sakit. Padahal mah klo lagi pecicilan, berharaaaappp banget mereka bisa diem. Tapi jangan karena sakit diemnya..

      Hapus
  18. Wian anaknyaaa tigaaa? >.<
    masih unyuu unyuu gituuuu wwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaaakkk di komenin sama mba shintaaaa 😍😍

      Wkwkwkw dua mbaaaa. Ikut program pemerintah ah 😁. Itu yg satu ponakan aku. Gak sanggup mba klo tiga 😅

      Hapus
    2. fitry juga suka main air kalo liburan..berenang dan ke pantai dia paling suka

      Hapus
  19. Wah kalo udah berkeluarga kalo liburan harus dipersiapkan lebih mateng ya mba ><

    BalasHapus
  20. paling seru memang liburan bareng anak-anak, apalagi di pantai. Kayaknya jarang deh anak-anak yang tidak suka ke pantai. Air laut dan pasir pastinya sangat menggoda mereka......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mbaa... ak aja yang udah gede gini masih suka banget main pasir.

      Hapus
  21. Ingin ajak anakku ke pantai gini. Makasih tipsnya ya

    BalasHapus
  22. Hihihi, noted! Hotel kalo ada kolam renangnya anak2 anteng ya mbaaa... kalo bosen tinggal dicemplungin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... yes banget mba. Dijamin anteng.

      Hapus
  23. yang pnting tempatnya aman untuk ngajak anak2

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca blog ini. Semoga nggak bosen untuk terus mampir kesini..
Silahkan tinggalkan comment. Dan mari saling Blogwalking :)
Oya, komen akan dimoderasi terlebih dahulu ya.. Jadi nggak langsung muncul. Please jangan tinggalin jejak link hidup ya. Jika meninggalkan jejak link hidup, dengan sangat berat hati akan aku delete ya.

Terima Kasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tweet

Instagram

Pengikut

Back to Top