Pulau Harapan : Snorkeling dan Jelajah Pulau (Island Hoping)

Pulau Harapan; Pulau Seribu; Snorkeling di Pulau Harapan; Pulau Gosong; Pulau Perak; Pulau Bulat; Homestay di Pulau Harapan; Penginapan di Pulau Harapan; Homestay murah di Pulau Harapan, jelajah pulau

Untuk pecinta laut, berada di laut merupakan kebahagiaan yang tidak ada tandingannya. Mengambang di atas laut, meskipun wajah terpapar langsung dengan teriknya sinar matahari, memiliki sensasi yang luar biasa.

Siapa yang lebih menyukai laut dibanding gunung? Ayo ngacung... Kalau aku, #timlaut..

Pernah nggak sih ngerasa kalau selama ada di laut, teriknya sinar matahari nggak akan terasa seterik ketika ada di daratan? Kalau aku selalu gitu. Yang pada akhirnya membuat kulit gosong tanpa sadar, seperti halnya ketika ke pulau harapan kemarin *sodorinkrimmalam*.


Kali ini aku mau cerita tentang pengalaman snorkeling dan jelajah pulau ketika jalan-jalan di pulau harapan




Kami start untuk jelajah pulau di jam 12.30 siang dimana matahari sedang terik-teriknya, tapi nggak terasa panas karena saking serunya. Tau-tau pada belang semua badannya. Hahahahha...
Kapal yang kami gunakan untuk jelajah pulau adalah kapal kayu yang kira-kira kapasitasnya bisa sampai 13 orang.


Kapal kayu yang kami gunakan


Tujuan awal kami adalah ke Pulau Perak. Pulau Perak dapat ditempuh sekitar 20 menit dari Pulau Harapan. 

Hamparan pasir putih dengan lautan yang berwarna gradasi biru muda, hijau muda dan biru tua terlihat sangat indaaahh sekali. Di tengah hamparan pasir putih, terdapat beberapa ayunan yang bisa kita naiki.





Salah satu ayunan di Pulau Perak

Ke pantai kalau nggak minum air kelapa, rasanya nggak afdol yes... Kapan lagi bisa menikmati kelapa langsung dari batoknya dan ditemani dengan indahnya mahakarya Yang Kuasa. Surga dunia...


Segarnya minum air kelapa

Di weekend, pulau perak ini akan ramai dengan para pengunjung. Dimana salah satu aktivitasnya adalah watersport dan camping. Sayangnya kalau di weekdays, watersportnya nggak dioperasikan. Padahal udah niat mau main banana boat.

Setelah puas menyusuri pulau perak, kami langsung menuju destinasi berikutnya yaitu snorkeling. Horeeeee.....


Menyusuri Pulau Perak


Snorkeling

Spot pertama, kami dibawa ke area yang tidak terlalu dalam dimana kaki kita masih bisa menapak. Ini cukup membantu bagi mereka yang nggak bisa berenang dan baru pertama kali snorkeling. Jadi nggak terlalu kaget. Karena kami pergi dalam satu tim, maka harus menghargai mereka yang baru pertama kali punya pengalaman snorkeling *baca : memaksa mereka untuk berani nyebur* *nyengirlicik*

Di spot pertama, kedalamannya hanya sepinggang orang dewasa

Spot selanjutnya, kami di bawa ke area yang jauh lebih dalam. Disini kami bisa lebih mengeksplor dasar lautan. Dihiasi terumbu karang dan aneka ikan berwarna warni. Sayangnya terlalu banyak bekas serpihan roti atau biskuit, jadi hasil foto underwaternya nggak terlalu clear.




Karena waktu sudah menunjukkan jam 16.00, maka snorkeling kita akhiri. Ombak yang semakin tinggi di sore hari, rasanya kurang asyik juga untuk terus melanjutkan snorkeling. Lebih tepatnya, ngeri maaakkk snorkeling di tengah ombak yang cukup tinggi.


Wajah lelah setelah snorkeling




Karena tingginya ombak, perjalanan kami kembali ke pulau berasa naik jetcoster. Naik turun terbawa ombak. Seru sebenarnya, tapi ada ketakutan yang tersempil di dalam hati. Muka sok cool menikmati deburan kencangnya ombak, padahal hati ketar ketir. Hehehe..
Sebelum sampai ke pulau harapan, kami diajak untuk mampir ke pulau bulat. Seperti namanya, bentuk pulau ini memang bulat lat kalau kita lihat dari kejauhan

Pulau Bulat dari kejauhan. Bulat kan bentuknya...
Gerbang masuk ke dalam Pulau Bulat
Muka udah gosong banget

Konon katanya pulau ini milik mantan penguasa orde lama. Disini ada sebuah villa cukup besar yang terlihat sangat tidak terurus. Mungkin sudah lama nggak pernah dikunjungi. Sayang banget... *kira-kira ada hantunya nggak tuh?*


Sayang ya villanya jadi nggak keurus gini


Dihari berikutnya, kami kembali diajak untuk jelajah pulau. Kali ini, tujuan kami adalah pulau gosong dan pulau dolphin.

Entah bagaimana sejarahnya sampai pulau ini dinamakan Pulau Gosong. Mungkin karena lokasinya yang hanya hamparan pasir putih tanpa satupun pepohonan. 



Ketika air laut pasang, pulau ini akan menghilang tertutup air laut. Tapi ketika air surut, pulau ini akan muncul di permukaan. Hanya hamparan pasir putih yang begitu indah yang bisa kita lihat disini. Hamparan pasir putih ini dikelilingi lautan yang nggak begitu dalam. Sehingga kita bisa berenang di tepiannya.







Tadinya kami pikir, di pulau ini kami bisa melihat lumba-lumba, ternyata nggak. Hanya namanya saja. Pulau ini biasanya digunakan untuk camping. Kalau menurut aku, masih kalah indah dengan pulau gosong yang kami kunjungi sebelumnya. Pulau ini terlihat sedikit lebih "kotor". Beberapa sampah plastik dan botol berserakan. Sungguh sangat disayangkan.




Waktu yang tidak begitu panjang di hari kedua, membuat kami terpaksa mengakhiri petualangan seru selama 2 hari ini.

Dua hari yang sangat menyenangkan. Membuka mata kita akan indahnya kepulauan di Indonesia. Ini aja baru beberapa km dari jakarta, bisa bayangin yang letaknya nun jauh di ujung sana? Pasti jauh jauh jauh lebih indahnya.

Semoga suatu saat bisa menjelajah pulau lain di Indonesia...

17 comments

  1. asyik banget ya, banyak pulau di sana rupanya, jadi mau ke sana

    ReplyDelete
  2. Pengen ke sana, suatu hari nanti, seru kyknya jelajah pulau :D
    TFS Mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru Mbak... Nnati pasti ketagihan. Hehehehe

      Delete
  3. Lucu-lucu yak namanya. Ada Pulau Gosong segala. Kirain pasirnya hitam gituh makanya dibilang Pulau Gosong Mbak. Banyak juga pulau yang dikunjungi yak kalau dari Pulau Harapan. Bener-bener jelajah pulau.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tadinya aku juga penasaran sama yang namanya Pulau Gosong, karena namanya. Kalau waktunya lebih lama, mungkin bisa jelajah pulau ke lebih banyak pulau.

      Delete
  4. impian saya yang belum kecapaian nih mbak... pengen menyelam... ketemu ikan hiu gk mbak....? hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaahhh kalau sampe ketemu ikan hiu mah horor banget. Hehehe...
      Ayo mba dicobaik deh nyelem. Dijamin ketagihan.

      Delete
  5. BTW, ini lokasinya di mana? Nama pulaunya kok unik-unik.

    ReplyDelete
  6. Tooos aku jg #timlaut. Main ke laut aceh mba. Dijamin psti jatuh cinta

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah iyaaaa aku pernah tuh liat mengenai lait di aceh. Bagus bangeeeetttt... pengen banget aku mba kesana.

      Delete
  7. ini yg blm prnh aku rasain ;p.. jujurnya aku ga begitu suka tmpat panas dan pantai sih mbak :D.. ga kuat kena panas soalnya.. tapi kdg yaaa, kalo ngeliat keseruan temen2 yg main ke pantai, snorkeling, suka kagum juga ama keindahan lautnya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cobain deh mba mantai. Ketagihan deh pastiiiii... tapi ya bakal bikin kulit belang sih :D

      Delete
  8. airnya jernih bgt ya mbak ....

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca blog ini. Semoga nggak bosen untuk terus mampir kesini..
Silahkan tinggalkan comment. Dan mari saling Blogwalking :)
Oya, komen akan dimoderasi terlebih dahulu. Jadi nggak langsung muncul. Please jangan tinggalin jejak link hidup. Jika meninggalkan jejak link hidup, dengan sangat berat hati akan aku delete.

Terima Kasih