Terima Kasih 2015

Selasa, Desember 29, 2015

Dalam hitungan jari kita udah akan memasuki tahun 2016.
Setiap tahun yang baru akan selalu memberikan cerita baru, pengalaman baru dan sensasi baru.
Setiap tahun yang kita lalui pasti akan penuh canda, tawa, dan air mata.
Setiap tahun yang baru selalu memberikan semangat baru, semangat yang lebih besar.

Tahun 2015...
Banyak sekali cerita mu. banyak sekali yang telah terjadi. Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang engkau berikan, yang insyaAllah menjadikan aku pribadi yang jauh lebih baik.

Terima kasih tahun 2015.. Mimpi-mimpiku terwujud di sana. Dan tentunya akan lebih banyak mimpi-mimpi ku untuk tahun 2016 nanti.

Terima kasih ya Allah untuk semuanya. Tahun 2015 tidak akan bisa aku lalui tanpa-Mu. Tetaplah bersamaku agar aku bisa melalui tahun 2016 sebaik dan jauh lebih baik dari tahun 2015.

Hosaaaahhhh gak berasa yaaa.... sebentar lagi tahun baru.
Sebagian mimpi-mimpi aku yang entah kapan aku mulai bermimpinya, alhamdulillah terwujud di tahun ini. Gongnya adalah merealisasikan pembangunan rumah. Banyak banget halangan dan rintangannya. Tapi alhamdulilaah semua bisa dilewati walau sampai babak belur.

Masih banyak banget mimpi aku di tahun 2016. Mimpi aku untuk diri sendiri, anak-anak dan keluarga pastinya. Berharap bisa melewati semua cerita yang telah dituliskan Allah untuk aku di tahun 2016, dengan mulus. dan bisa melewati semua halang rintang yang pasti ada. Seperti pepatah,
"Jalan menuju puncak tidak akan pernah lurus"
Berharap segala sesuatu yang terbaik untuk anak-anak ku. Segala hal, pendidikan mereka, kehidupan mereka dan kebahagiaan mereka. Karena merekalah aku masih terus bertahan melewati segala halang rintang, segala cobaan yang Allah kasih. *tetiba melow*

Dan yang pasti, tahun 2016 harus nguli lebih giat supaya rumahnya gak sepi (read : ada isinya), hahahaha.. secara sekarang masih banyak spot yang kosong minta di beliin barang-barang.

Terima Kasih 2015...
Bismillah memasuki 2016... be nice ya :)

You Might Also Like

6 comments

  1. Ayo berjuang, Mak. Pelan-pelan nanti juga sampai puncak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes mak. InsyaAllah sampe puncak walau harus ngos2an dulu

      Hapus
  2. Salam kenal mba wian, semoga harapannya tercapai.
    Suka sekali sama quotesnya, memang benar perjalanan menuju puncak niscaya berkelok-kelok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba ety. Salam kenal juga.
      Kepuasannya akan lebih besar kalau jalannya berkelok-kelok dulu ya mba. Klo lurus2 aja, gak ada tantangannya. Hehe

      Hapus
  3. semoga segera terbeli ya, isinya rumah..kalau saya mau beli rumahnya, isinya udah ada, hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Aamiin...
      Semoga mba astin juga bisa segera dapet rumah yg cocok ya mba

      Hapus

Terima kasih sudah membaca blog ini. Semoga nggak bosen untuk terus mampir kesini..
Silahkan tinggalkan comment. Dan mari saling Blogwalking :)
Oya, komen akan dimoderasi terlebih dahulu ya.. Jadi nggak langsung muncul. Please jangan tinggalin jejak link hidup ya. Jika meninggalkan jejak link hidup, dengan sangat berat hati akan aku delete ya.

Terima Kasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tweet

Instagram

Pengikut

Back to Top